SEJARAH KEPRAMUKAAN

Posted: Maret 8, 2010 in MATERI KEPRAMUKAAN

SEJARAH KEPRAMUKAAN

Kepanduan masuk keindonesia ( pada waktu masih pada masa penjajahan Hindia Belanda ). Pertama-t ama dibawa oleh orang-orang Belanda. Organisasinya bernama Nederland Indische Padviders Vereninging (NIPV ) yang artinya adalah : “ Persatuan dan kesatuan pandu-pandu Hindi Belanda”. Bangsa kita mulai tertarik pada organisasi tersebut dan karena sifatnya yang universal maka organisasi kepanduan dapat dengan cepat diterima oleh bangsa kita. Gerakan ini bermula di Inggris pada tahun 1907 oleh Sir Robert Baden-Powell,  kepanduan telah berkembang pesat lebih dari 140 negara didunia. Organisasi-organisasi kepanduan internasional adalah organisasi yang independen tetapi biasa bertemu setiap dua tahun sekali dalam Boy Scouts World Conference. Biro Kepanduan Sedunia ( The Boy Scout World Bureau ) berada di Jenawa, Swizerland, berfungsi sebagai sekertariat organisasi.  Kegiatan pertemuan besar iternasional, yang disebut Jambore, dilaksanakan setiap empat tahun sekali. Motto para pandu adalah Be prepared “ artinya selalu siap sedia untuk menolong dan bertindak.

Sejarah kepanduan tidak dapat dipisahkan dengan terbitnya buku Scouting For Boys, karena buku  itulah yang pertama kali menyebabkan anak-anak dan remaja beramai-ramai bergabung dalam kegiatan dialam terbuka yang dinamakan Gerakan Kepanduan ( Boys Scouts ). Buku scouting For Boys ditulis oleh Boden Powell tahun 1908. Pertama kali diedarkan pada tanggal 15 Januari 1908, oleh penerbit Horace Cox, Windsor House, Bream’s Building, Londen E.C.

Selain mendirikan kepanduan putera Baden Powell juga mendirikan kepanduan untuk puteri dengan dibantu oleh adiknya Agnes Baden Powell. Kemudian dilanjutkan oleh Lady Baden Powell. Pada tahun 1916 Baden Powell mendirikan Kepanduan Siaga, dan dua tahun kemudian, yaitu pada tahun 1918 Baden Powell mendirikan kepanduan untuk golongan penegak  ( Rover Scout ). Untuk meningkatkan kualitaspara anggota penegak, Baden Powell menulis buku yang berjudul “ Rovering To Success “, ( mengembara menuju keberhasilan ) pada tahun 1922. Buku ini berkisah tentang petualangan seorang pemuda yang sedang berperahu menuju sebuah pantai ( disebut pantai bahagia ) dengan berlayar melewati berbagai rintangan berbentuk karang-karang tajam ( karang kehidupan ) yang berbahaya yang selalu menghalangi laju perahu pemuda tersebut.

Karang-karang kehidupan  itu, adalah :

  • Karang wanita
  • Karang perjudian
  • Karang minuman keras dan merokok
  • Karang mementingkan diri sendiri ( egois ) dan mengorbankan orang lain
  • Karang tidak berTuhan ( Atheis )

Jadi dari semula Baden powell telah mengajarkan bahwa untuk bisa meraih keberhasilan, para pemuda harus dapat menahan diri dari beberapa macam rintangan seperti tercantum diatas ( karang-karang kehidupan )

SIFAT KEPRAMUKAAN

Resolusi konferansi kepramukaan sedunia pada tahun 1924, bertempat di Kopenhagen, Denmark. Menyatakan bahwa kepramukaan mempunyai tiga sifat yaitu:

  • Nasional, artinya kepramukaan itu diselenggarakan dimasing-masing Negara disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing Negara tersebut.
  • Internasional, artinya kepramukaan harus dapat mengembangkan rasa persaudaraan dan persahabatan antar sesame anggota kepanduan (pramuka) dan sebagai sesame manusia.
  • Universal, artinya kepramukaan itu dapat berlaku untuk siapa saja serta dapat diselenggarakan dimana saja.

FUNGSI KEPRAMUKAAN

Seperti halnya dengan sifat-sifat kepramukaan, fungsi kepramukaan juga terdiri dari tiga fungsi yaitu:

  • Merupakan kegiatan yang menarik yang mengandung pendidikan, bagi anak-anak, remaja dan pemuda.
  • Merupakan suatu  pengabdian (job ) bagi para anggota dewasa yang merupakan tugas  yang memerlukan keikhlasan, kerelaan, dan pengabdian.
  • Merupakan alat  ( Means ) bagi masyarakat, Negara, atau organisasi, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, alat bagi organisasi atau Negara untuk mencapai tujuannya.

Di negara-negara lain, istilah pandu dan kepanduan serta kepanduan serta organisasinya berbeda-beda, walaupun mempunyai maksud yang sama. Seperti :

  • Di Malasiya, organisasi kepanduannya adalah Persekutuan Pengakap Malasiya.
  • Di Singapura, organisasi kepanduannya adalah kepanduannya adalah The Singapore Scout Association.
  • Di Pilifhinas.
  • Di India, organisasi kepanduannya adalah The Bharat Scouts  and Guides.
  • Di Amerika Serikat, organisasi kepanduannya adalah Boys Scout Of America (BSA).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s