“BET SMANSA”

Posted: November 6, 2010 in PROFIL SMANSA
  1. Bet berbentuk tameng ini melambangkan kesatria, lambang tameng juga pada masa abab pertengahan adalah lambang kerajaan- kerajaan besar, yang juga merupakan lambang kejayaan dan kekuatan. kaitannya  dengan siswa SMANSA PETIR ialah siswa adalah ksatria baik untuk sekolah, lingkungan sekitarnya (sosial) maupun bagi nusa bangsa indonesia.
  2. Bintang adalah lambang kejayaan dan prestasi yang tinggi. Bintang bewarna hitam pada kelas X dan XI ini menadakan cita-cita tinggi yang ingin tercapai namun warnanya masih gelap karna siswa masih membutuhkan bimbingan guru dalam langkah meraihnya, pada kelas XII bintang barulah terang hal menandakan siswa telah cukup mendapatkan pencerahan tentang cita-citanya karna akan segera melanjutkan ketingkat yng lebih tinggi.
  3. Warna kuning melambangkan jurusan IPS.
  4. Warna hijau melambangkan jurusan IPA.
  5. pada kelas X bet berwarna agar muda hal ini menandakan siswa yang masih muda (baru) dan perlu bimbingan dari yang lebih baik lagi.
  6. pada kelas XI bet mulai berwarna jelas dengan adanya warna kuning dan hijau yang merupakan warna jurusan yang mereka ambil, namun masih ada warna yang belum begitu jelas yaitu putih abu-abu hal dikarnakan siswa masih akan membutuhkan bimbingan tuk mengnekuni jurusannya masing-masing.Warna hijau melambangkan jurusan IPA.
  7. pada kelas XII baru hal bet semua berwarna sangat jelas hal ini karnakan siswa jelas sekali dengan jurusannya. dan akan membutuhkan bimbingan dari guru tuk meraih cita-citanya. kelas XII yang sebentar lagi lulus maka harus lah berkonsentrasi lebih, warna yang jelas ini diharapkan bisa mengingatkan bahwa siswa sebentar lagi akan meninggalkan sekolah dan meraih cita-citanya.

    BET SMANSA PETIR

Pramuka merupakan salah satu organisasi terpenting di Indonesia, sebab visi dan misi pramuka yang terkandung dalam trisatya dan dasa dharma pramuka dapat membentuk kader – kader bangsa yang berguna bagi bangsa dan negara.

Dilingkungan masyarakat pramuka mulai kehilangan nama, pramuka dianggap menghambat prestasi akademik siswa, untuk menghadapi tantangan tersebut perlu diadakannya suatu wadah pembuktian yang dapat mematahkan pendapat-pendapat itu, untuk itu pengurus ambalan Pasopati-Wijayakusuma bermaksud mengadakan perkemahan yang acara didalamnya menitik beratkan pada bidang akademik, perkemahan tersebut bernama “SAINS SCOUT”

sains scout

ARTI LOGO SAINS SCOUT

  1. Kalimat SAINS SCOUT merupakan identitas acara ini.
  2. Tunas yang berada diantara kalimat SAINS SCOUT berarti acara ini bernafas kepramukaan.
  3. Lingkaran yang membentuk struktur atom menandakan ilmu pengetahuan.
  4. Lambang WOSM yang Berada ditengah-tengah struktur atom menandakan Pramuka sebagai pusat ilmu pengetahuan.
  5. Warna hijau, merah, dan hijau merupakan tingkatan dalam kepramukaan yaitu Siaga, Penggalang dan Penegak
  6. Tali lingkaran berwarna coklat berarti di dalam Pramuka  terjalin tali persaudaraan yang erat dan merangkul seluruh insan di Bumi ini.
  7. Kalimat SMANSA PETIR merupakan identitas penyelenggara acara ini.

Pangkalan ambalan Pasopati Wijaya Kesuma SMA N 1 PELEPAT ILIR kembali membuat pretasi  bidang kepramukaan. Kali ini dalam perkemahan se-provinsi Jambi yang diadakan oleh IAIN Jambi pada tanggal 6 – 10 maret tersebut. Dalam perkemahan ini SMA N 1 Pelepat Ilir berhasil memenangkan berberapa lomba yaitu :

  1. Juara 1 lintas ban bawah dan atas.
  2. Juara 1 survival dan bivak.
  3. Juara 2 hasta karya.
  4. Juara 2 P2GD.
  5. Juara 3 simaphore dan morse.

Komulatif dari bidang yang di menangi, SMA N1 Pelepat Ilir berhasil mendapatkan Juara 3 umum. Dalam wawancara dengan Pradana Armadha Redo menyatakan ‘’ mulai ada terlihat kekompakan diantara anggota Sangga Inti saat kami mengikuti perkemahan ini.”  SMA N 1 Pelepat Ilir bukan hanya kali ini berhasil mendapatkan gelar juara di bidang kepramukaan. Sebelumnya SMA N 1 Pelepat Ilir juga telah memenangkan perkemahan-perkenahan lain. Saat ini SMA N 1 Pelepat Ilir masih memegang gelar Juara 1 umum GCM Jambi, dan Juara 1 umum Tabir Selatan (merangin). “meski pun kami berhasil mendapatkan juara 3 umum, sebenarnya saya yakin kami bisa merebut Juara 1 umum, yang kami sesali kurang adanya koordinasi yang baik antara panitia dan dewan juri. Terutama pada saat perlombaan LKBB, yang terpaksa diulang saat itu” kandanya lagi(19/3).   Dengan keberhasilan ini SMA N 1 Pelepat Ilir telah siap untuk perkemahan di GCM yang rencananya pada bulan juli nanti. Semangat pantang menyerah tetap menjadi kunci utama para anggota Sangga Inti SMA N 1 Pelepat Ilir.  (yu/es)

salam pramuka

Posted: Maret 8, 2010 in PROFIL SMANSA

SALAM PETIR

hi… kami anak2 SMANSA PETIR.kami harap dengan adanya BLOG Ambalan ini.. kita dapat saling bertukar informasi dan saling menjalin tali silaturahmi walau terbatas dari jarak dan tempat.. okey

thx

Posted: Maret 8, 2010 in PROFIL SMANSA

Profil SMA N 1 Pelepat ilir

Sejarah Berdiri

PASUKAN PASKIB SMANSA PETIR

Berdiri pada tanggal 22 – 12 – 1986 dengan Rombel 3 lokal merupakan program pemerintah pusat waktu itu. Bersamaan dengan program transmigrasi Kuamang Kuning. Sampai saat ini sudah beberapa kali perubahan nama awalnya SMA Negeri Kuamang Kuning, SMU 1 Kuamang Kuning, SMA 4 Muara Bungo, SMA Negri 1 Pelepat dan akhirnya sampai sekarang SMA 1 N Pelepat Ilir. Pada awalnya kepemimpinan Kepala Sekolah pada masa Transmigrasi (tahun 1984 – 1990 an)oleh Bapak Alm. Sumarsono lalu digantikan oleh bapak Warso dan berikutnya oleh Bapak Jarwo. Beberapa nama diatas merupakan nama-nama yang pernah menjabat sebagai kepala sekolah pada awal masa Transmigrasi di kuamang. Waktu terus berjalan dan pada masa pergerakan (tahun 1990 -an) kepala sekolah yang pernah menjabat yaitu bapak Mahyudin Abbas, Ba lalu digantikan oleh Drs. Sata Kasim, lalu oleh Drs. Khairudin Rajali, lalu oleh Oscar Nababan, S.Pd, lalu oleh Drs. Sofyan Husain dan terakhir dipimpin oleh Bapak Almizan, S.Pd sampai saat ini.

Fasilitas

Sekarang SMA Negri 1 Pelepat Ilir memiliki 14 Rombel terdiri dari: 5 Kelas X, 3 Kelas X1 IPA, 2 Kelas X1 IPS, 2 X11 IPS, 2 X11 IPS. Total siswa keseluruhannya 526 siswa. Sampai saat ini SMA N 1 Pelepat Ilir telah memiliki ruang fasilitas diantaranya:

  1. Ruang PUSTAKA
  2. Ruang Lab TIK
  3. Ruang Lab BAHASA
  4. Ruang Lab IPA
  5. Ruang GUDANG (Alat Musik & Seni)
  6. Ruang OSIS
  7. Ruang KOPSIS, dan
  8. Ruang BP

SMA N 1 Pelepat Ilir didukung luas Tanah total 4,25 Ha dan 3 Ha diantaranya sudah ditanami pohon sawit dan sudah menghasilkan untuk membantu kesejahteraan guru, karyawan dan membantu kegiatan sosial dan anak Yatim Piatu.

Kegiatan pendukung

Dalam perkembangannya SMA N 1 Pelepat Ilir didukung oleh lingkungan yang peduli pendidikan, baik orang tua, komite sekolah pemerintah desa kecamatan yang cukup tinggi. Perhatian sehingga memudahkan kerjasama terhadap managemen sekolah. Menghasilkan Alumni yang cukup banyak dan memuaskan, seluruh Alumni sudah berkiprah dalam berbagai bidang dunia Usaha baik Negri maupun Swasta dan ada juga yang sudah berwira usaha Sendiri (usaha mandiri) seperti ada yang telah menjadi Anggota Legislatif, Guru, PNS, Pengusaha, Angkatan, bahkan ada yang sudah menjadi Kades tutur Kepala Sekolah SMA N 1 Pelepat Ilir. Baca entri selengkapnya »

SEJARAH KEPRAMUKAAN

Posted: Maret 8, 2010 in MATERI KEPRAMUKAAN

SEJARAH KEPRAMUKAAN

Kepanduan masuk keindonesia ( pada waktu masih pada masa penjajahan Hindia Belanda ). Pertama-t ama dibawa oleh orang-orang Belanda. Organisasinya bernama Nederland Indische Padviders Vereninging (NIPV ) yang artinya adalah : “ Persatuan dan kesatuan pandu-pandu Hindi Belanda”. Bangsa kita mulai tertarik pada organisasi tersebut dan karena sifatnya yang universal maka organisasi kepanduan dapat dengan cepat diterima oleh bangsa kita. Gerakan ini bermula di Inggris pada tahun 1907 oleh Sir Robert Baden-Powell,  kepanduan telah berkembang pesat lebih dari 140 negara didunia. Organisasi-organisasi kepanduan internasional adalah organisasi yang independen tetapi biasa bertemu setiap dua tahun sekali dalam Boy Scouts World Conference. Biro Kepanduan Sedunia ( The Boy Scout World Bureau ) berada di Jenawa, Swizerland, berfungsi sebagai sekertariat organisasi.  Kegiatan pertemuan besar iternasional, yang disebut Jambore, dilaksanakan setiap empat tahun sekali. Motto para pandu adalah Be prepared “ artinya selalu siap sedia untuk menolong dan bertindak.

Sejarah kepanduan tidak dapat dipisahkan dengan terbitnya buku Scouting For Boys, karena buku  itulah yang pertama kali menyebabkan anak-anak dan remaja beramai-ramai bergabung dalam kegiatan dialam terbuka yang dinamakan Gerakan Kepanduan ( Boys Scouts ). Buku scouting For Boys ditulis oleh Boden Powell tahun 1908. Pertama kali diedarkan pada tanggal 15 Januari 1908, oleh penerbit Horace Cox, Windsor House, Bream’s Building, Londen E.C.

Selain mendirikan kepanduan putera Baden Powell juga mendirikan kepanduan untuk puteri dengan dibantu oleh adiknya Agnes Baden Powell. Kemudian dilanjutkan oleh Lady Baden Powell. Pada tahun 1916 Baden Powell mendirikan Kepanduan Siaga, dan dua tahun kemudian, yaitu pada tahun 1918 Baden Powell mendirikan kepanduan untuk golongan penegak  ( Rover Scout ). Untuk meningkatkan kualitaspara anggota penegak, Baden Powell menulis buku yang berjudul “ Rovering To Success “, ( mengembara menuju keberhasilan ) pada tahun 1922. Buku ini berkisah tentang petualangan seorang pemuda yang sedang berperahu menuju sebuah pantai ( disebut pantai bahagia ) dengan berlayar melewati berbagai rintangan berbentuk karang-karang tajam ( karang kehidupan ) yang berbahaya yang selalu menghalangi laju perahu pemuda tersebut.

Karang-karang kehidupan  itu, adalah :

  • Karang wanita
  • Karang perjudian
  • Karang minuman keras dan merokok
  • Karang mementingkan diri sendiri ( egois ) dan mengorbankan orang lain
  • Karang tidak berTuhan ( Atheis )

Jadi dari semula Baden powell telah mengajarkan bahwa untuk bisa meraih keberhasilan, para pemuda harus dapat menahan diri dari beberapa macam rintangan seperti tercantum diatas ( karang-karang kehidupan )

SIFAT KEPRAMUKAAN

Resolusi konferansi kepramukaan sedunia pada tahun 1924, bertempat di Kopenhagen, Denmark. Menyatakan bahwa kepramukaan mempunyai tiga sifat yaitu:

  • Nasional, artinya kepramukaan itu diselenggarakan dimasing-masing Negara disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing Negara tersebut.
  • Internasional, artinya kepramukaan harus dapat mengembangkan rasa persaudaraan dan persahabatan antar sesame anggota kepanduan (pramuka) dan sebagai sesame manusia.
  • Universal, artinya kepramukaan itu dapat berlaku untuk siapa saja serta dapat diselenggarakan dimana saja.

FUNGSI KEPRAMUKAAN

Seperti halnya dengan sifat-sifat kepramukaan, fungsi kepramukaan juga terdiri dari tiga fungsi yaitu:

  • Merupakan kegiatan yang menarik yang mengandung pendidikan, bagi anak-anak, remaja dan pemuda.
  • Merupakan suatu  pengabdian (job ) bagi para anggota dewasa yang merupakan tugas  yang memerlukan keikhlasan, kerelaan, dan pengabdian.
  • Merupakan alat  ( Means ) bagi masyarakat, Negara, atau organisasi, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, alat bagi organisasi atau Negara untuk mencapai tujuannya.

Di negara-negara lain, istilah pandu dan kepanduan serta kepanduan serta organisasinya berbeda-beda, walaupun mempunyai maksud yang sama. Seperti :

  • Di Malasiya, organisasi kepanduannya adalah Persekutuan Pengakap Malasiya.
  • Di Singapura, organisasi kepanduannya adalah kepanduannya adalah The Singapore Scout Association.
  • Di Pilifhinas.
  • Di India, organisasi kepanduannya adalah The Bharat Scouts  and Guides.
  • Di Amerika Serikat, organisasi kepanduannya adalah Boys Scout Of America (BSA).

ARTI LAMBANG WOSM ( The World Organization of the Movement )

WOSM

  1. Kompas : Melambangkan suatu peringatan bagi Pandu/ Pramuka agar selalu berbuat kebenaran dan dapat dipercaya seperti fungsi kompas, serta tetap menjaga cita-citanya dan perannya sebagai penunjuk jalan.
  2. reefoil / Bunga dengan Tiga Ujung : Melambangkan tiga janji Pandu / Scout Promise
  3. Dua Bintang : melambangkan anggota Pandu/ Pramuka berupaya untuk dapat memberi penerangan dan menolong dalam kebenaran dan pengetahuan.
  4. Tali melingkar dengan ujung membentuk simpul mati : melambangkan bahwa sesama Pandu/ Pramuka mengadakan hubungan persahabatan dan persaudaraan antar Pramuka di seluruh dunia.
  5. Warna : Putih melambangkan jiwa yang berhati suci, sedangkan warna dasar ungu melambngkan bahwa Pandu/ Pramuka memiliki ketrampilan kepemimpinan dan suka menolong orang lain.

Setiap bagian dari World yg mempunyai tiga daun pin, lambang pemersatu WAGGGS, memiliki arti:

WAGGGS

  • The golden trefoil on a bright blue background represents the sun shining over all the children of the world Yg mempunyai tiga daun emas di atas latar belakang biru cerah mewakili matahari bersinar atas semua anak di dunia
  • The three leaves represent the threefold Promise as originally laid down by the founder Tiga daun mewakili tiga Janji sebagai awalnya ditetapkan oleh pendiri
  • The base of the stalk represents the flame of the love of humanity Dasar batang mewakili api cinta kemanusiaan
  • The vein pointing upwards through the center of the trefoil represents the compass needle pointing the way Vena menunjuk ke atas melalui pusat yg mempunyai tiga daun mewakili jarum kompas menunjukkan jalan
  • The two stars represent the Promise and Law . Kedua bintang mewakili Janji dan Undang-Undang.